Sijampang berbaju baru
Sijampang berpenampilan beda, ia kini mempunyai “baju” yang baru. Apakah yang terjadi dengan Sijampang..?
Setelah setahun lebih Sijampang hadir sebagai salah satu sumber alternatif informasi hujan terkini di kawasan Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta, maka kini penampilan Sijampang berubah. Hanya perubahan “baju” sajakah..? Tentunya tidak…
Sijampang kini hadir dengan banyak fitur baru. Kemampuan yang tentunya disesuaikan dengan keperluan pengguna informasi hujan, baik yang setia melihat melalui peta sebaran hujan, maupun para follower akun twitter Sijampang @infohujan.
Semua kemampuannya akan dikupas pada tulisan selanjutnya. Kini, silakan anda kunjungi situs peta sebaran hujan terkini Sijampang di http://bit.ly/sijampang.
Jika ada masukan, sila tulisakan pada isian komentar pada halaman ini.
Terimakasih atas kepercayaan anda pada Sijampang, Sistem Informasi Hujan dan Genangan berbasis Keruangan…
Publikasi media massa
Peluncuran resmi Sijampang telah dilakukan pada tanggal 8 Juni 2010, dan pada saat acara tersebut hadir juga rekan-rekan dari media massa. Beberapa reportase dari media massa daring (online) dan cetak yang terlacak adalah sebagai berikut:
Media massa daring:
- Pantau Hujan dengan Sijampang… Yuk – Kompas.com (Selasa, 8 Juni 2010)
- Mau Jadi Kontributor Info Sijampang? – Kompas.com (Selasa, 8 Juni 2010)
- BPPT Luncurkan Sijampang – Kementrian Komunikasi dan Informatika (Selasa, 8 Juni 2010)
- BPPT Luncurkan Sistem Informasi Sijampang – Antara (Selasa, 8 Juni 2010)
- Sijampang, Peta Hujan Terkini, Interaktif dan Berbasis WebGIS – BPPT (Selasa, 8 Juni 2010)
Media massa cetak:
- Sijampang Memantau Hujan – Kompas (Rabu, 9 Juni 2010)
- Sijampang Mengintip Hujan – Koran Tempo (Kamis, 10 Juni 2010)
- Sijampang Pemantau Hujan – Media Indonesia (Sabtu, 12 Juni 2010)
- Mampu Menganalisis Fenomena Alam Harian lewat Aplikasi Sijampang – Koran Jakarta (Senin, 14 Juni 2010)
- Sijampang Infokan Hujan dan Genangan Air – Republika (Selasa, 15 Juni 2010)
Terimakasih untuk rekan-rekan dari media massa atas publikasi tersebut. Besar harapan kami pemberitaan tersebut dapat semakin memperkenalkan aplikasi Sijampang pada masyarakat, sehingga semakin dapat dimanfaatkan bersama dengan optimal.
Tetap semangat dalam berbagi informasi…!!
Sijampang diluncurkan

Prosesi peluncuran Sijampang
Pada hari Selasa, 8 Juni 2010, Sijampang diluncurkan.
Ini adalah momen resmi Sijampang diperkenalkan pada publik. Acara dilaksanakan di Ruang Komisi Utama Gedung 2 BPPT Lantai 3, Jl. MH. Thamrin no.8 Jakarta.
Peluncuran dilakukan oleh Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam, Prof. Jana T. Anggadiredja. Acara dihadiri oleh undangan dari internal BPPT dan JAMSTEC (Japan Marine Science and Technology), dan juga dari instansi pemerintah terkait (Ristek, BMKG, LAPAN, LIPI, BNPB, Kemenko Kesra, Pemprov DKI, BRKP, BPK, Kementrian Kehutanan, dan Kementrian Pertanian). Selain itu hadir juga dari komunitas antara lain RSGISForum (Forum Remote Sensing dan GIS), KOMPI (Komunitas Peduli Informasi) Bekasi, dan blogger (Blogor dan dblogger). Dari beberapa sekolah juga hadir, hal ini terkait dengan program yang akan dijalankan dalam sosialisasi Sijampang dalam dunia pendidikan. Untuk peliputan berita, rekan dari berbagai media baik elektronik, online maupun koran juga hadir.
Tidak ketinggalan, tentunya, para Sahabat Sijampang, yaitu kontributor informasi yang telah bersama dengan tim sijampang memantau dan mengirimkan data dari lokasi masing-masing. Dari 60an kontributor, sepertiganya menghadiri acara ini.
Secara garis besar, acara berlangsung ringkas dan padat. Diawali dengan pengantar dari Ketua Panitia (mas Djoko Nugroho), kemudian sambutan dan peluncuran Sijampang oleh Bapak Prof Jana Anggadiredja, diteruskan dengan penjelasan mengenai Sijampang oleh Kepala NEOnet (mas Agus Wibowo). Setelah itu dilakukan demo dan penjelasan detil sistem yang digunakan di Sijampang disambung dengan diskusi, yang dipandu oleh Hartanto dan Udrekh. Acara diakhiri dengan menyantap makanan ringan dalam suasana yang akrab.
Ada beberapa hal yang disampaikan secara khusus dalam acara ini, yaitu penghargaan untuk para Sahabat Sijampang (perwakilan) dan juga untuk rekan kita Nurdiana, siswi SMK Negeri 59 Jakarta atas hasil karyanya membuat ikon atau karakter Sijampang.
Panitia penyelenggara mengucapkan terimakasih kepada semua yang telah hadir dalam acara tersebut, dan juga yang telah menyumbangkan ide dan saran untuk perbaikan dan penguatan Sijampang dikemudian hari.
Mari berbagi Informasi, dari Kita untuk Semua…!!!
Blog – Sedia twitter sebelum hujan
Apa yang didapat dari informasi hujan saat ini..? Dari tweet yang ada kita dapat mengetahui banyak lokasi di Jakarta, juga di sebagian besar Provinsi Banten (kecuali daerah Ujungkulon), dan di Provinsi Jawa Barat (kecuali bagian timur dan tenggara). Tweet yang ada dikelompokkan berdasar lokasi seperti beberapa titik lokasi di Jakarta Timur, atau beberapa titik lokasi di sepanjang tol Jakarta – Cikampek. Dengan mengetahui kejadian hujan di beberapa lokasi yang akan kita lalui tentunya dapat menjadikan kita waspada dan segera dapat mengantisipasinya dengan baik.
Tulisan lengkap di Kompasiana – Sedia twitter sebelum hujan.
Info hujan dari Sijampang di Twitter
Sijampang sekarang bisa nge-tweet. Ini adalah layanan tambahan dari Sijampang agar informasi semakin dapat dimanfaatkan oleh kita semua melalui berbagai alternatif cara.
Silakan follow di twitter.com/infohujan.
Sijampang nampang
Sijampang mencoba berhitung

Kesamaan informasi dari kontributor dan data radar cuaca
Sijampang mencoba berhitung, mmm, tepatnya mencoba menganalisis hasil kerjasama dengan semua yang terlibat di Sijampang. Apa yang dianalisis?
Seperti kita ketahui, Sijampang menghimpun beberapa data dan informasi yang kemudian dikemas menjadi sebuah informasi keruangan. Data yang digunakan Sijampang adalah data radar cuaca, yaitu data kondisi cuaca yang diperoleh dari radar cuaca Harimau yang terpasang di Puspitek Serpong, Tangerang. Data ini merupakan data yang selalu terbarui tiap enam menit, sesuai dengan daerah cakupannya.
Data berikutnya adalah data dari berbagai lokasi. Data ini adalah data yang diberikan oleh para kontributor Sijampang, yang tersebar diberbagai tempat seperti Jakarta, Depok, Tangerang, Serang, Bekasi, Karawang, Bandung, dan Bogor. Informasi yang diterima merupakan kondisi sebenarnya yang terjadi pada lokasi tersebut.
Dari kedua data utama ini kemudian dilakukan analisis sederhana. Informasi yang diterima oleh Sijampang dari kontributor disandingkan dengan data yang direkam oleh radar cuaca. Didapatlah grafik sepeti pada gambar diatas.
Pie chart yang ada menunjukkan kecocokan informasi ditunjukkan dengan warna merah, dan ketidakcocokan informasi (yang ditunjukkan dengan warna kuning). Besarnya grafik menunjukkan jumlah data dari sumber/kontributor pada lokasi tersebut. Ketidaksamaan informasi dan data dapat terjadi karena beberapa hal, antara lain:
- Radar cuaca merekam hujan pada ketinggian tertentu (500 meter dan 2 km dari permukaan tanah). Posisi hujan pada ketinggian tersebut tidak menjamin air akan jatuh pada lokasi yang sama karena pengaruh angin dan sebagainya. Sehingga bisa saja terjadi dimana di lokasi kontributor “dianggap hujan” oleh sijampang tetapi tidak terjadi hujan.
- Kesalahan dalam menginterpretasi intensitas hujan oleh kontributor. Hal ini sangat lumrah terjadi karena interpretasi berdasarkan “anggapan sederhana” yang telah disepakati, dan tidak bersifat rigid.
Analisis ini sangat diperlukan untuk keperluan validasi dan dapat digunakan oleh tim pengembang Sijampang dalam mengalibrasi perhitungan yang diperlukan.
Dari gambar diatas, secara umum dapat kita lihat bahwa kesamaan informasi dan data lebih dominan, dan terjadi di hampir semua lokasi yang diinfokan oleh kontributor. Hal ini membuktikan adanya kesamaan data dan info (insitu) yang dapat memperkuat ke-valid-an informasi keseluruhan.
Tim pengembang Sijampang sangat berterimakasih kepada semua pihak yang terlibat, terutama rekan-rekan kontributor, atas kerjasamanya. Kita masih lanjut yaa…
Tetap semangat dalam berbagi…!! : )
Menggeliat kembali
Setelah sekian lama tertidur, Sijampang menggeliat kembali. Layaknya kita yang mengenal kelelahan, tampaknya Sijampang demikian juga… hehehe… tentunya ini dalam sudut pandang mesin dan sistem.
Sejak pertengahan bulan Pebruari 2010, Radar Cuaca Harimau yang terpasang di Puspitek Serpong mengalami gangguan serius pada pembangkit listriknya. Hal ini kemudian berakibat pada perangkat keras dan lunak pengendali dan pengolah data. Perbaikan perangkat lunak memerlukan waktu yang cukup lama, dan tentunya membuat Sijampang “tertidur” sejenak.
Beberapa perbaikan dan ujicoba kemudian dilakukan dan sementara menunggu semua dapat berjalan lagi maka informasi di web ataupun kontak sms dibekukan. Sijampang beberapa kali “bangun” tetapi belum mengeluarkan informasi ke publik.
Setelah semua sistem dipastikan dapat berjalan kembali dengan normal, maka per hari ini (15 April) Sijampang kembali bangun dan menyajikan informasi hujan seperti sedia kala. SMS pun telah mulai dijalankan kembali.
Atas ketidaknyamanan ini tim Sijampang memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada kontributor dan/atau pengguna Sijampang.
Mengirim hujan dalam perjalanan
Bagi anda yang telah terdaftar sebagai kontributor di Sijampang, baik sebagai kontributor bergerak (mobile) atau tetap (fixed), dan sedang dalam perjalanan maka tetap dapat mengirimkan informasi hujan dengan cara yang gampang.
Kode yang digunakan adalah:
RP<spasi>(ref_lok)<spasi>T/G/S/L<spasi>T/G/B/D
Contoh:
- Saat melewati seputaran Semanggi Jakarta dan terjadi hujan gerimis, maka kirimkan ke Sijampang dengan ketik:
RP semanggi G - Di Universitas Terbuka (daerah Pondok Cabe) hujan deras dan terjadi genangan, maka ketik:
RP UT L G - Bagi rekan di Bogor yang sedang berada seputara Mal Botani Square dan hujan, tinggal ketik:
RP mbs S - Atau untuk rekan yang berada di kota Cikampek dan terjadi hujan lebat, ketik:
RP kotabaru L - Saat sedang berada di Simpang Dago Bandung dan gerimis, maka kirim:
RP dago G - Sedang berada di Pluit Jakarta Utara dan ada genangan, maka kirim:
RP pluit T G
Terlihat bahwa untuk pengiriman info hujan saja maka info genangan tidak perlu disertakan. Tetapi jika ada info genangan maka info hujan harus disertakan.
Pengiriman dengan huruf besar atau kecil tidak berpengaruh.
Referensi Lokasi
Ada beberapa cara untuk melihat ref_lok dengan mudah.
Pertama, dengan mengunduh daftar referensi lokasi (sila klik disini).
- Banyaknya ref_lok yang ada diharapkan tidak membingungkan, karena cukup kita perhatikan titik/lokasi utama dimana kita sering melintas, sehingga mudah dihapalkan.
Kedua adalah melalui webgis Sijampang.
Caranya:
- Pastikan Sijampang telah tampil dengan sempurna pada penjelajah (browser) anda.
- Arahkan pada lokasi yang anda inginkan, lakukan pembesaran (zoom-in) secukupnya.
- Klik pilihan Titik Referensi di kolom kiri untuk mengaktifkan.
- Tentukan titik lokasi yang “mendekati” lokasi yang anda inginkan, lalu klik pada titik merah yang ada pada peta.
- Akan muncul Kode Referensi, Nama Lokasi dan Koordinat.

Mengetahui kode referensi, aktifkan Titik Referensi di kolom kiri, klik titik merah pada peta.
Atau mau coba cara lebih mudah?
Gunakan fasilitas RI.
RI<spasi>[penggalan lokasi].
Contoh:
- Ingin mencari kode referensi lokasi untuk Kelapa Gading, maka ketik:
RI kelapa
maka Sijampang akan memberikan satu atau lebih alternatif kode referensi yang ada kata kelapa, misal: keldua-Kelapa Dua, kelgad-Kelapa Gading, dan kita bisa pilih sesuai dengan yang kita maksud, yaitu kelgad untuk lokasi Kelapa Gading.
Selamat mencoba dan tetap semangat dalam berbagi informasi…!






