Skip to content

Prosedur baru menjadi Sahabat Sijampang

February 27, 2012
smartphonegps

SmartPhone ber-GPS

Tim Pengembang aplikasi Sistem Informasi Hujan dan Genangan berbasis Keruangan (Sijampang) telah mengeluarkan beberapa prosedur baru terkait dengan pendaftaran dan pengiriman informasi. Hal ini dilakukan untuk lebih mempermudah calon kontributor untuk bergabung. Dan juga untuk mempermudah pengiriman informasi dari kontributor sesuai dengan cara yang dipilih.

Keberagaman gadget alat komunikasi saat ini, dengan banyak aplikasi yang mendukungnya, dicoba untuk bisa didekati dengan sistem yang baru ini. Hampir semua  smartphone saat ini mempunyai perangkat GPS dan dapat menjalankan perangkat lunak seperti Google Latitude. Kemampuan smartphone dalam “menentukan lokasi pengguna” menjadi perhatian tim karena dengan demikian akan memudahkan pengiriman berita dari manapun.

Dengan memanfaatkan GPS maka saat kontributor berada di suatu lokasi tidak perlu lagi “menghafal nama lokasi” atau mencari tahu dimana ia berada. Cukup dengan mengaktifkan GPS dan menjalankan perangkat lunak pendukung, kemudian segera mengirimkan berita mengenai kondisi cuaca (atau kondisi genangan) dimana ia berada.

Sistem pengiriman informasi juga dibuat menjadi dua cara, yaitu menggunakan fasilitas SMS dan menggunakan e-mail.

Penggunaan SMS dibatasi oleh panjang berita (termasuk keterangan lokasi dari perangkat lunak seperti Latitude) hanya sepanjang 1 (satu) SMS saja. Hal ini dimungkinkan oleh perangkat lunak Latitude ataupun GPS Send yang berjalan di Android. Sedangkan text lokasi yang dihasilkan oleh Map BB (BlackBerry) tidak sapat menggunakan versi SMS ini karena text yang dihasilkan melebihi 1 SMS. Selain daripada itu untuk beberapa perangkat seperti iPhone dan sistem operasi Windows Phone pada aplikasi Latitude tidak dapat mengirimkan informasi melalui SMS.

Keterbatasan ini dapat diatasi dengan cara kedua yaitu pengiriman melalui e-mail. Dengan menggunakan e-mail maka panjang text tidak menjadi kendala lagi, dan juga pengiriman dapat dilakukan oleh semua jenis  smartphone, baik pengguna Android, BlackBerry, Windows Phone, iPhone maupun iPad.

Keterangan lokasi yang berupa koordinat ini sangat diperlukan oleh sistem karena sistem akan menempatkan informasi yang diterima pada peta Sijampang.

Sementara itu metode lama tetap dipertahankan yaitu penggunaan titik lokasi acuan (Point of Interest) yang tersebar diberbagai lokasi penting. Penggunaan POI adalah untuk mengakomodir kontributor yang tidak menggunakan GPS sebagai penentu lokasi kondisi setempat.

Cara pengiriman yang telah ada pada aplikasi Sijampang saat akan terus ditambah untuk memudahkan kontributor dalam pengiriman berita.

Prosedur lengkap untuk pendaftaran dan pengiriman informasi silakan lihat di laman prosedur.

Sensor tinggi muka air pelengkap Sijampang

February 24, 2012
pemantauantinggiair

Hasil sensor yang ditampilkan di laman web.

Sijampang sebagai aplikasi yang menginformasikan kondisi hujan dan genangan mencoba membangun sensor tinggi muka air sungai. Pembuatan sensor ini adalah bekerjasama dengan Komunitas Peduli Informasi (Kompi) yang berpusat di Jatiasih, Bekasi. Prototipe sensor telah diujicoba sejak November 2011, dan telah dipasang di sungai pada Februari 2012.

Pembuatan sensor dilakukan dalam dua tipe sensor: resistansi dan kapasitansi. Secara umum sensor akan mendeteksi nilai resistansi atau kapasitansi yang diekivalensi terhadap kedalaman air sungai, nilai tersebut dikirim via SMS ke SMS server di NEOnet. Hasil dari sensor ini kemudian ditampilkan pada grafik di laman web.

Laman pantauan ini dapat dilihat dengan klik disini.

Kegiatan pembuatan dan pemasangan sensor dapat dibaca pada blog NEOnet.

Sijampang berbaju baru

August 11, 2011
by
sijampang_11811

Sijampang berpenampilan baru

Sijampang berpenampilan beda, ia kini mempunyai “baju” yang baru. Apakah yang terjadi dengan Sijampang..?

Setelah setahun lebih Sijampang hadir sebagai salah satu sumber alternatif informasi hujan terkini di kawasan Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta, maka kini penampilan Sijampang berubah. Hanya perubahan “baju” sajakah..? Tentunya tidak…

Sijampang kini hadir dengan banyak fitur baru. Kemampuan yang tentunya disesuaikan dengan keperluan pengguna informasi hujan, baik yang setia melihat melalui peta sebaran hujan, maupun para follower akun twitter Sijampang @infohujan.

Semua kemampuannya akan dikupas pada tulisan selanjutnya. Kini, silakan anda kunjungi situs peta sebaran hujan terkini Sijampang di http://bit.ly/sijampang.

Jika ada masukan, sila tulisakan pada isian komentar pada halaman ini.

Terimakasih atas kepercayaan anda pada Sijampang, Sistem Informasi Hujan dan Genangan berbasis Keruangan…

Publikasi media massa

June 15, 2010

Peluncuran resmi Sijampang telah dilakukan pada tanggal 8 Juni 2010, dan pada saat acara tersebut hadir juga rekan-rekan dari media massa. Beberapa reportase dari media massa daring (online) dan cetak yang terlacak adalah sebagai berikut:

Media massa daring:

Media massa cetak:

  • Sijampang Memantau Hujan – Kompas (Rabu, 9 Juni 2010)
  • Sijampang Mengintip Hujan – Koran Tempo (Kamis, 10 Juni 2010)
  • Sijampang Pemantau Hujan – Media Indonesia (Sabtu, 12 Juni 2010)
  • Mampu Menganalisis Fenomena Alam Harian lewat Aplikasi Sijampang – Koran Jakarta (Senin, 14 Juni 2010)
  • Sijampang Infokan Hujan dan Genangan Air – Republika (Selasa, 15 Juni 2010)

Terimakasih untuk rekan-rekan dari media massa atas publikasi tersebut. Besar harapan kami pemberitaan tersebut dapat semakin memperkenalkan aplikasi Sijampang pada masyarakat, sehingga semakin dapat dimanfaatkan bersama dengan optimal.

Tetap semangat dalam berbagi informasi…!!

Sijampang diluncurkan

June 9, 2010
tags:
by
Peluncuran Sijampang

Prosesi peluncuran Sijampang

Pada hari Selasa, 8 Juni 2010, Sijampang diluncurkan.

Ini adalah momen resmi Sijampang diperkenalkan pada publik. Acara dilaksanakan di Ruang Komisi Utama Gedung 2 BPPT Lantai 3, Jl. MH. Thamrin no.8 Jakarta.

Peluncuran dilakukan oleh Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam, Prof. Jana T. Anggadiredja. Acara dihadiri oleh undangan dari internal BPPT dan JAMSTEC (Japan Marine Science and Technology), dan juga dari instansi pemerintah terkait (Ristek, BMKG, LAPAN, LIPI, BNPB, Kemenko Kesra, Pemprov DKI, BRKP, BPK, Kementrian Kehutanan, dan Kementrian Pertanian). Selain itu hadir juga dari komunitas antara lain RSGISForum (Forum Remote Sensing dan GIS), KOMPI (Komunitas Peduli Informasi) Bekasi, dan blogger (Blogor dan dblogger). Dari beberapa sekolah juga hadir, hal ini terkait dengan program yang akan dijalankan dalam sosialisasi Sijampang dalam dunia pendidikan. Untuk peliputan berita, rekan dari berbagai media baik elektronik, online maupun koran juga hadir.

Tidak ketinggalan, tentunya, para Sahabat Sijampang, yaitu kontributor informasi yang telah bersama dengan tim sijampang memantau dan mengirimkan data dari lokasi masing-masing. Dari 60an kontributor, sepertiganya menghadiri acara ini.

Secara garis besar, acara berlangsung ringkas dan padat. Diawali dengan pengantar dari Ketua Panitia (mas Djoko Nugroho), kemudian sambutan dan peluncuran Sijampang oleh Bapak Prof Jana Anggadiredja, diteruskan dengan penjelasan mengenai Sijampang oleh Kepala NEOnet (mas Agus Wibowo). Setelah itu dilakukan demo dan penjelasan detil sistem yang digunakan di Sijampang disambung dengan diskusi, yang dipandu oleh Hartanto dan Udrekh. Acara diakhiri dengan menyantap makanan ringan dalam suasana yang akrab.

Ada beberapa hal yang disampaikan secara khusus dalam acara ini, yaitu penghargaan untuk para Sahabat Sijampang (perwakilan) dan juga untuk rekan kita Nurdiana, siswi SMK Negeri 59 Jakarta atas hasil karyanya membuat ikon atau karakter Sijampang.

Panitia penyelenggara mengucapkan terimakasih kepada semua yang telah hadir dalam acara tersebut, dan juga yang telah menyumbangkan ide dan saran untuk perbaikan dan penguatan Sijampang dikemudian hari.

Mari berbagi Informasi, dari Kita untuk Semua…!!!

Blog – Sedia twitter sebelum hujan

May 20, 2010

Apa yang didapat dari informasi hujan saat ini..? Dari tweet yang ada kita dapat mengetahui banyak lokasi di Jakarta, juga di sebagian besar Provinsi Banten (kecuali daerah Ujungkulon), dan di Provinsi Jawa Barat (kecuali bagian timur dan tenggara). Tweet yang ada dikelompokkan berdasar lokasi seperti beberapa titik lokasi di Jakarta Timur, atau beberapa titik lokasi di sepanjang tol Jakarta – Cikampek. Dengan mengetahui kejadian hujan di beberapa lokasi yang akan kita lalui tentunya dapat menjadikan kita waspada dan segera dapat mengantisipasinya dengan baik.

Tulisan lengkap di Kompasiana – Sedia twitter sebelum hujan.

Info hujan dari Sijampang di Twitter

May 3, 2010
Sijampang @ Twitter

Follow Sijampang di Twitter @infohujan

Sijampang sekarang bisa nge-tweet. Ini adalah layanan tambahan dari Sijampang agar informasi semakin dapat dimanfaatkan oleh kita semua melalui berbagai alternatif cara.

Silakan follow di twitter.com/infohujan.

%d bloggers like this: