Skip to content

Sijampang mencoba berhitung

April 16, 2010
tags:
by
validasi sijampang

Kesamaan informasi dari kontributor dan data radar cuaca

Sijampang mencoba berhitung, mmm, tepatnya mencoba menganalisis hasil kerjasama dengan semua yang terlibat di Sijampang. Apa yang dianalisis?

Seperti kita ketahui, Sijampang menghimpun beberapa data dan informasi yang kemudian dikemas menjadi sebuah informasi keruangan. Data yang digunakan Sijampang adalah data radar cuaca, yaitu data kondisi cuaca yang diperoleh dari radar cuaca Harimau yang terpasang di Puspitek Serpong, Tangerang. Data ini merupakan data yang selalu terbarui tiap enam menit, sesuai dengan daerah cakupannya.

Data berikutnya adalah data dari berbagai lokasi. Data ini adalah data yang diberikan oleh para kontributor Sijampang, yang tersebar diberbagai tempat seperti Jakarta, Depok, Tangerang, Serang, Bekasi, Karawang, Bandung, dan Bogor. Informasi yang diterima merupakan kondisi sebenarnya yang terjadi pada lokasi tersebut.

Dari kedua data utama ini kemudian dilakukan analisis sederhana. Informasi yang diterima oleh Sijampang dari kontributor disandingkan dengan data yang direkam oleh radar cuaca. Didapatlah grafik sepeti pada gambar diatas.

Pie chart yang ada menunjukkan kecocokan informasi ditunjukkan dengan warna merah, dan ketidakcocokan informasi (yang ditunjukkan dengan warna kuning). Besarnya grafik menunjukkan jumlah data dari sumber/kontributor pada lokasi tersebut. Ketidaksamaan informasi dan data dapat terjadi karena beberapa hal, antara lain:

  • Radar cuaca merekam hujan pada ketinggian tertentu (500 meter dan 2 km dari permukaan tanah). Posisi hujan pada ketinggian tersebut tidak menjamin air akan jatuh pada lokasi yang sama karena pengaruh angin dan sebagainya. Sehingga bisa saja terjadi dimana di lokasi kontributor “dianggap hujan” oleh sijampang tetapi tidak terjadi hujan.
  • Kesalahan dalam menginterpretasi intensitas hujan oleh kontributor. Hal ini sangat lumrah terjadi karena interpretasi berdasarkan “anggapan sederhana” yang telah disepakati, dan tidak bersifat rigid.

Analisis ini sangat diperlukan untuk keperluan validasi dan dapat digunakan oleh tim pengembang Sijampang dalam mengalibrasi perhitungan yang diperlukan.

Dari gambar diatas, secara umum dapat kita lihat bahwa kesamaan informasi dan data lebih dominan, dan terjadi di hampir semua lokasi yang diinfokan oleh kontributor. Hal ini membuktikan adanya kesamaan data dan info (insitu) yang dapat memperkuat ke-valid-an informasi keseluruhan.

Tim pengembang Sijampang sangat berterimakasih kepada semua pihak yang terlibat, terutama rekan-rekan kontributor, atas kerjasamanya. Kita masih lanjut yaa…

Tetap semangat dalam berbagi…!! : )

2 Comments leave one →
  1. June 8, 2010 9:46 am

    Menarik aplikasinya.

Trackbacks

  1. Sijampang start to tweet « NEOnet: Bersinergi membangun negeri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: